STAKEHOLDERS

kuliah-kerja-surabaya-administrasi-niaga-bisnis-stakeholders

Mengelola Stakeholders

Stakeholders adalah setiap kelompok yang berada di dalam maupun di luar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Secara umum stakeholders dapat dikelompokkan dalam 2 bagian, yakni:

1. Stakeholders internal

Ketika iklim investasi tumbuh dengan baik, muncullah persaingan antar perusahaan yang tidak hanya terbatas pada bagaimana mempengaruhi konsumen atau mempertahankannya, melainkan juga menangkap dan mempertahankan manajer dan karyawannya. Adapun stakeholders internal meliputi:

a. pemegang saham, pada perusahaan yang belum go publik pemegang saham memiliki kekuasaan yang sangat besar

b. manajemen dan top executive, merupakan bagian dari khalayak sasaran PR

c. karyawan, adalah orang-orang di dalam perusahaan yang tidak memegang jabatan struktural. Dibawah komando supervisor atau kepala seksi/kepala subseksi

d. keluarga karyawan. Perlunya diberikan pemahaman tentang keadaan pekerjaan anggota keluarganya sehingga mereka semua dapat menyesuaikan perilakunya.

2. Stakeholders eksternal

Unsur-unsur yang berada di luar kendali perusahaan (uncontrollable):

a. konsumen, adalah raja yang mempunyai hak untuk memilih barangnya sendiri. Konsumen diperebutkan oleh banyak produsen.

b. penyalur, penguasa jaringan distribusi

c. pemasok, mudah berpindah apabila transaksinya tidak memuaskan

d. bank, mempunyai finansial relation yang harusnya bertugas membina kepercayaan para investor dan penyandang dana investasi agar tidak melakukan tindakan tiba-tiba untuk menarik uangnya di luar jadwal yang disepakati.

e. pemerintah, adalah penentu kebijakan, sedikit sekali produsen yang bisa membujuk pemerintah untuk mengeluarkan peraturan yang menguntungkan baginya.

f. pesaing, dalam batas-batas tertentu  perusahaan dapat memanfaatkan pesaing

g. komunitas, adalah masyarakat yang hidup, dan berusaha di sekitar lokasi pabrik atau kantor suatu perusahaan.

h. pers, semakin kuat pengaruh pers di masyarakat, semakin besar kemungkinan akan menjaga jarak dari pengaruh bisnis.

Dalam manajemen modern, keberhasilan perusahaan untuk memperoleh kepuasan stakeholders dapat dijadikan indikator keberhasilanperusahaan. Perusahaan yang gagal umumnya mengalami kehilangan kepercayaan dari konsumen, pemerintah, komunitas, karyawan, dan unsur stakeholders lainnya.

Unsur-unsur dalam lingkungan eksternal cenderung lebih kompleks dan lebih sukar dikendalikan perusahaan. Semakin kompleks unsur tersebut, semakin besar kemungkinan bagi perusahaan untuk menciptakan departemen baru yang masing-masing dipersiapkan untuk melakukan deal dengan tiap orang dalam lingkungan tersebut.  Maka lahirlah istilah: Government PR, Community Relations, Industrial Relations, Financial Relations, Press Relations, dan sebagainya. Departemen-departemen tersebut spesialis di bidang PR yang membatasi diri pada stakeholders tertentu

2 thoughts on “STAKEHOLDERS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s